News

Royal Oak, Sahid Group Bangun Tertinggi Office Tower di Jakarta;

01 Maret 2012; Hits View, 4786

JAKARTA (IFT) - Perusahaan properti yang terdaftar, PT Royal Oak Development Asia Tbk (RODA), bermitra dengan Sahid Group untuk membangun menara perkantoran tertinggi di Jakarta dengan investasi Rp 1,5 triliun. Pikko Land Corporation, sebuah perusahaan yang berbasis di Singapura, memiliki Royal Oak.

Nio Yantony, Direktur Utama Royal Oak mengatakan perseroan akan menggunakan kas internal untuk pengembangan, selain hasil pre-sales. konstruksi akan menerapkan kerjasama operasional (KSO) skema.

"Jadi, Royal Oak menyediakan dana dan Sahid Group persediaan tanah," katanya.

proyek Sahid Sudirman Center akan membutuhkan lahan seluas satu hektar. Bangunan ini akan memiliki 52 lantai dan empat tingkat bawah tanah. Luas bangunan 132 ribu meter persegi. Hariyadi B. Sukamdani, Wakil Presiden Sahid Group mengklaim bahwa bangunan akan menjadi gedung perkantoran tertinggi di Jakarta.

Tahap konstruksi akan dimulai pada akhir Mei 2012, dan akan selesai dalam dua tahun. Bangunan adalah jenis hybrid karena beberapa unit disewakan sementara yang lain strata-titled.

Dalam kerja sama ini, Sahid Group akan menerima 44 ribu meter persegi ruang bisnis di gedung. Sepertiga dari total ruang kantor akan tersedia juga untuk berbagi keuntungan, sementara sisanya adalah untuk pengembang.

Sekitar 88 ribu meter persegi akan dijual oleh Royal Oak. Harga penjualan US $ 3.000 per meter persegi, dan harga sewa adalah US $ 20 per meter persegi per bulan.

Menurut Departemen Riset IFT, potensi pendapatan Royal Oak dari penjualan 88.000 persegi ruang kantor meter Rp 2,37 triliun dengan asumsi harga jual per meter persegi adalah sekitar US $ 3.000 dengan kurs Rp 9.000 per US $.

Hingga kuartal III 2011, pendapatan sebesar Rp 88,9 milyar dari penjualan tanah dan unit apartemen. Sahid Group diperkirakan mencapai pendapatan sebesar Rp 95 miliar per tahun dari sewa ruang kantor dari 44.000 meter persegi, dengan asumsi bahwa harga sewa US $ 20 per bulan dengan kurs Rp 9.000 per US $.

Pembangunan menara perkantoran milik Sahid Group dan Royal Oak akan meningkatkan pasokan ruang kantor di Central Business District (CBD) Jakarta.

Colliers International Indonesia mencatat bahwa pasokan ruang kantor di Jakarta pada tahun 2012 akan meningkat sebesar 425.000 meter persegi. Sekitar 400.000 meter persegi yang berada di CBD. Sisanya berada di luar CBD, seperti TB Simatupang, MT Haryono dan Kelapa Gading.

Ruang kantor kumulatif di Jakarta mencapai 6,66 juta meter persegi.

Ferry Salanto, Division Manager Research Colliers International Indonesia, mengatakan bahwa pemanfaatan ruang kantor akan tumbuh tahun ini karena ekspansi perusahaan asing 'dan relokasi, terutama setelah Indonesia memperoleh status investment grade.

Proyek lainnya

Selain Sahid Sudirman Center, Royal Oak akan membangun superblok di Kemayoran pada kuartal kedua tahun 2012 yang terdiri dari apartemen, perkantoran dan hotel di atas lahan seluas lebih dari 20 hektar.

Hal ini juga mengembangkan proyek apartemen Botanica di Simprug, Jakarta Selatan di atas lahan seluas tiga hektare dengan investasi Rp 1,5 triliun untuk kelas menengah ke atas. Ini akan membangun tiga tower dengan total 600 unit. (*)

;

+62 21 5297 0288
© 2016 By Pikkoland. All rights Reserved